If our relationship with children is a sacred trust-in no circumstances can anything be more important than protecting and nourishing the children in our care. Those are the function of the adult in all species. And we are not an exception. None of the heinous acts recorded in human history would have been occured if children had been the world’s priority.

Read more
Proyek Donasi Buku (1)

Proyek Donasi Buku (1)

Kemarin adalah hari pertama Kiran untuk memulai Proyek Pengumpulan Dana Donasi Buku. Sehari sebwlumnya kami sudah berencana untuk membantu bundanya mencuci pakaian dan menjemurnya. Karena proses pencucian pakaian berlangsung malam itu juga setelah Kiran tidur, akhirnya Kiran hanya membantu untuk menjemur pakaian dan mendapatkan upah sebesar Rp 10.000 dari bundanya.

image

Pendapatan Pertama

Hari ini kami mencoba membuat pembatas buku untuk dijual tetapi sayangnya gagal karena potongannya yang tidak layak untuk dijual. Tadinya saya berpikir pembuatan pembatas buku ini dibuat sepenuhnya oleh Kiran. Tetapi sepertinya masih belum bisa. Kami akan mencoba lagi membuat pembatas buku dan beberapa kartu ucapan untuk Kiran jual kepada paman, bibi, kakek dan neneknya.

image

Membuat Pembatas Buku

Informasi terkini mengenai kampanye yang saya lakukan juga di kitabisa.com sudah disetujui setelah pihak kitabisa.com mewawancarai saya melalui telepon tadi siang. Setelah wawancara selesai, kampanye pun langsung disetujui sejam kemudian. Berikut ini adalah tautan kampanye donasi buku yang saya buat untuk membantu mwngumpulkan dana dengan target enam juta rupiah.

https://kitabisa.com/anakbertanya

Saya mengajak Kiran untuk membuat video kampanye ini. Kami mohon bantuannya untuk setidaknya menyebarkan kampanye ini supaya target kampanye bisa tercapai dan banyak anak di pelosok bisa menerima donasi buku ini.

Proyek Mengumpulkan Dana untuk Berdonasi Buku

Pagi ini saya mendapatkan informasi di Facebook dari seorang teman. Informasi tersebut tentang program donasi buku paket yang berjudul Anak Bertanya Pakar Menjawab seharga Rp 120.000 untuk satu paket buku. Karena penasaran dan tidak memiliki informasi yang jelas, saya pun mengunjungi akun resmi https://www.facebook.com/kitaberbagibuku dan meminta informasi lengkap mengenai isi dari buku tersebut. Tidak lama berselang permintaan saya ditanggapi oleh admin dari FB Page tersebut dan diberikan tautan www.anakbertanya.com.

Setelah mengunjungi situs web resminya, yang saya pahami adalah buku ini berisi pertanyaan anak-anak yang dijawab langsung oleh pakarnya. Isi situs web tersebut sangat menarik, karena pertanyaan dari anak-anak dijawab oleh pakarnya menggunakan bahasa yang sangat mudah dipahami oleh anak-anak. Untuk lebih jelasnya silakan kunjungi situs web di atas.

Tadinya saya berpikir untuk memberikan donasi secara langsung, tetapi kok rasanya tidak berkesan. Tiba-tiba saya memiliki ide dan menyampaikannya kepada Kiran. Ide tersebut adalah mengumpulkan dana untuk berdonasi. Jadi saya sampaikan kepada Kiran bahwa kami bisa membantu anak-anak di tempat yang jauh untuk menerima buku yang kita donasikan. Akhirnya kami putuskan untuk membuat sebuah proyek selama 2 minggu (mulai tanggal 1 Februari sampai 14 Februari) dan kami telah mendiskusikan hal apa saja yang sekiranya Kiran bisa lakukan supaya bisa mendapatkan uang untuk memberikan donasi.

Saya pun mengajak Kiran untuk membuat video untuk menyampaikan proyek ini kepada semua orang. Berikut ini videonya:

Kami pun membuat video mengenai buku kesukaannya.

Setelah membuat video, kemudian kami berdiskusi dan membuat rencana supaya Kiran dapat menghasilkan uang untuk dikumpulkan dan didonasikan. Saya sangat senang berdiskusi dengan Kiran dan tingkat konsentrasinya sudah mulai meningkat dan bertahan lebih lama. Berikut ini hasil diskusi yang kami (semoga terbaca dengan baik):

Hasil Diskusi

Hasil Diskusi

Kami mohon dukungannya dari teman-teman semua semoga proyek ini dapat berjalan dengan lancar. Saya akan mencoba mendokumentasikan kegiatan ini setiap hari (semoga bisa disiplin). Jika ada ide lain yang bisa kami lakukan, silakan sampaikan di kolom komentar.

Untuk yang ingin bergabung mengumpulkan dana, yuk kita berusaha sama-sama.

Informasi terkini*

1 Februari 2016: Pembuatan kampanye di kitabisa.com untuk mempermudah penerimaan donasi. Kampanye sedang dalam pengecekan admin Kita Bisa. Setelah disetujui, akan saya bagikan di media sosial.

Perjalanan Pendidikan Rumah 2015

Perjalanan Pendidikan Rumah 2015

Dengan berakhirnya tahun 2015, mengingatkan keluarga kami bahwa sudah hampir satu tahun Kiran menjalani pendidikan rumah. Banyak hal yang terjadi dan tidak semuanya sempat kami tuliskan di dalam blog ini. Kami pun masih kesulitan mengatur jadwal keseharian pendidikan Kiran sekaligus mencoba menuntaskan segala tanggung jawab yang berkaitan dengan pekerjaan kami. Semoga tahun ini kami bisa mengatur jadwal keseharian kami lebih baik lagi dan lebih konsisten menuliskan perjalanan keluarga kami khususnya tentang pendidikan rumah Kiran .

Pendidikan Rumah Kiran

Semenjak Kiran menjalani pendidikan rumah, kami sangat bersyukur Kiran telah tumbuh menjadi anak yang sangat percaya diri dan mampu berinteraksi dengan anak-anak yang lebih muda usianya. Karena kegiatannya yang hampir setiap hari berinteraksi dengan orang-orang baru dari berbagai usia (anak-anak hingga orang dewasa) membuat Kiran lebih mudah beradaptasi dengan orang-orang yang baru ditemuinya.

Setelah menjalani pendidikan rumah, Kiran pun menjadi lebih mandiri dan bertanggung jawab. Saat ini Kiran sudah mampu untuk melakukan tugas-tugasnya dengan mandiri tanpa harus dibantu (meskipun kadang-kadang harus diingatkan) seperti, merapikan tempat tidur, berkomitmen dalam mengatur waktu mainnya, membantu kami menyiapkan peralatan makan sebelum makan dan mencuci peralatan makannya sendiri, membereskan mainan dan membuat dapat menyelesaikan rencana yang kami rancang (meskipun kadang-kadang harus diingatkan ketika hatinya sedang tidak merasa senang). Perilaku yang paling kami apresiasi adalah kejujurannya ketika Kiran berani mengakui hal-hal buruk yang dilakukannya dan menyampaikannya kepada kami tanpa rasa takut dan atas kesadarannya sendiri.

Untuk kemampuan berbicaranya dalam bahasa Inggris sudah lebih baik dan Kiran telah dapat menggunakan kalimat kompleks sampai pada 3 buah kalimat. Kemampuan berbahasa Indonesianya (bahasa Indonesia yang sebenarnya) masih kurang, karena lebih sering berkomunikasi dengan dialek Jakarta. Saat ini kami memang masih berfokus untuk menguatkan kemampuan dasar bahasa Inggrisnya terlebih dahulu sampai dirinya mampu membaca, kemudian kami akan beralih untuk mengajarinya  berbahasa Indonesia.

Kami tidak memiliki target secara khusus untuk tahun pertama pendidikan rumah Kiran, karena masih dalam tahap mempererat hubungan orangtua dan anak. Kami pun masih dalam proses deschooling yang sedikit demi sedikit mulai kami rasakan manfaatnya. Secara keseluruhan kami sangat senang dengan segala perkembangan Kiran di tahun pertama pendidikan rumahnya.

Mencoba Menemukan Kesesuaian

Di luar perkembangan tumbuh kembang Kiran, kami sebagai orangtuanya yang kebetulan bergelut di dunia pendidikan merasa sangat kesulitan untuk mencari cara terbaik dalam menjalani kegiatan pendidikan rumah Kiran. Sebagai guru, kami terbiasa dengan adanya perencaaan dan melakukan kegiatan dengan cara pemberian materi atau lembar kerja yang terstruktur. Pada awalnya kami melakukan kesalahan yang mungkin umum dilakukan oleh para pemula yang menjalani pendidikan rumah. Kami mengatur jadwal untuk Kiran sedemikian rupa layaknya jadwal sekolah. Kegiatan tersebut hanya bertahan satu bulan dan segera kami hentikan karena kami merasa apa yang kami lakukan hanyalah memindahkan sekolah ke rumah dan apa yang kami lakukan tidak sesuai dengan tujuan pendidikan rumah kami.

Karena kami tidak melihat Kiran menikmati kegiatan-kegiatan yang kami berikan akhirnya kami pun berusaha mengatur ulang segalanya. Berbagai jadwal keseharian sudah kami coba tetapi masih belum menemukan jadwal keseharian yang “ideal” seperti yang kami inginkan. Kami masih menemukan salah satu pihak “terkorbankan” baik dari sisi Kiran maupun sisi kami sebagai orangtuanya. Akhirnya kami pun mulai mencoba pendekatan pendekatan yang berbeda dengan cara menghilangkan kegiatan-kegiatan yang “kami anggap bagus” dan lebih memerhatikan hal-hal yang Kiran anggap lebih menarik. Kami mencoba untuk berdamai dengan diri sendiri (tidak memberikan harapan-harapan baik untuk dari kami maupun dari Kiran) dan mulai menjalani keseharian kami dengan mengalihkan perhatian kami kepada Kiran bukan pada kegiatan yang harus dilakukannya. Sedikit demi sedikit kami pun mulai mendapatkan irama keseharian kami. Kami selalu berpikir terlalu rumit untuk hal yang sebetulnya sederhana. Tetapi kami pun belajar dan mulai melatih diri untuk “mengingat” kembali dunia anak-anak.

Satu hal yang selama ini kami pelajari, kemantapan diri. Bagaimana kita menyikapi segala sesuatu yang tidak sesuai dengan perencanaan kita tetapi tetap mencari cara untuk mencapai tujuan merupakan hal yang lebih penting karena untuk mencapai tujuan diperlukan penyesuaian.

Pastikan Keberadaan Keluarga Ketika Diperlukan

Pastikan Keberadaan Keluarga Ketika Diperlukan

Akhirnya, musim hujan yang telah dinantikan sudah dimulai. Biasanya banyak persiapan yang harus kita lakukan dalam menghadapi musim hujan. Mulai dari menyiapkan mental dan perlengkapan diri,  khususnya untuk orang-orang yang tinggal di Jakarta karena di musim ini tingkat kemacetan lalu lintas akan bertambah parah. Tidak sedikit juga kecelakaan yang disebabkan oleh jalanan rusak yang tertutupi genangan air sehingga menyebabkan para pengendara sepeda motor harus lebih berhati-hati dalam berkendara.

Tentunya memastikan keselamatan anggota keluarga tidak hanya dilakukan pada saat musim hujan. Ada beberapa hal yang biasanya kita persiapkan ketika menghadapi musim hujan khususnya jas hujan, payung dan sepetu bot. Kali ini saya ingin menyarankan setiap orang untuk memaksimalkan ponsel pintarnya untuk memastikan keselamatan anggota keluarganya. Pada tulisan ini saya ingin membagikan pengalaman keluarga kami dalam menggunakan aplikasi yang bernama Life360 berbasis Andorid yang bisa diunduh gratis oleh penggunanya. Aplikasi ini memberikan ketenangan bagi seluruh anggota keluarga kami.

Aplikasi ini dapat digunakan untuk membantu orangtua yang masih khawatir terhadap anaknya yang beranjak dewasa dan baru dilepas untuk keluar rumah sendiri atau bagi para orangtua yang memiliki anak perempuan dan ingin memastikan keberadaannya jika terjadi apa-apa terhadap anaknya. Selain itu aplikasi ini dapat mempermudah kita melacak ponsel kita yang hilang.

Family Locator Application

Family Locator Application

Apa itu Life360?

Aplikasi ini bisa Anda temukan jika Anda mengetikkan kata kunci “family locator” di Playstore. Apa itu Life360? Secara teknis aplikasi ini adalah alat pelacak dengan menggunakan alat pemosisi global (GPS) yang terdapat di dalam ponsel pintar kita. Aplikasi ini berfungsi untuk memberitahu para penggunanya lokasi masing-masing yang tentunya hanya bisa dilihat jika kita berada di dalam “lingkaran” yang sudah ditentukan.

Teknologi hadir untuk mempermudah hidup kita, sehingga jika aplikasi ini disalahgunakan untuk keperluan “mengawasi” tentunya para penggunanya tidak akan merasa nyaman karena merasa dirinya “diawasi” setiap saat. Oleh karena itu saya menyarankan penggunaan aplikasi ini untuk digunakan dengan persetujuan para penggunanya demi alasan keselamatan.

Peringatan: Jangan menggunakan aplikasi ini jika Anda belum berkeluarga dan masih dalam proses saling mengenal. Orang-orang yang sudah berkeluarga pun belum tentu mau menggunakan aplikasi ini karena tidak akan bisa lagi membohongi anggota keluarganya 😉 

Pengaturan Dasar Aplikasi

Setelah Anda memasang aplikasi Life360 di ponsel pintar Anda, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Carilah menu yang bertuliskan “Circle” dan buatlah lingkaran keluarga atau teman-teman Anda.
  • Kemudian ketuk pada pilihan “Add someone”. Anda bisa memilih orang yang ingin Anda masukkan dari dalam kontak atau Anda bisa memasukkan informasi mengenai orang tersebut secara manual.
  • Setelah Anda memasukkan orang-orang ke dalam lingkaran, selanjutnya Anda bisa mengatur menamai 2 lokasi yang selalu dikunjungi oleh orang-orang di dalam lingkaran Anda (untuk jumlah lokasi tak berbatas, Anda harus menggunakan layanan Premium yang disediakan dengan membayar sejumlah uang yang bisa dibayarkan per bulan atau per tahun).

Selama setahun ini kami sudah menggunakan aplikasi Life360 secara gratis yang hanya dilengkapi fitur standar dengan 2 lokasi. Keluarga kami misalnya, mengatur kedua lokasi tersebut dengan lokasi rumah dan tempat kerja Bunda Kiran.

Lokasi yang telah diatur

2 lokasi gratis yang telah diatur

Perbedaan antara layanan gratis dan berbayar hanyalah dari berapa banyak lokasi yang bisa kita atur. Untuk menggunakan lebih dari 2 lokasi, kita harus menggunakan layanan premium dengan sistem pembayaran per bulan atau per tahun. Di luar 2 lokasi yang telah diberikan secara cuma-cuma tersebut, kita masih bisa memantau lokasi para pengguna di dalam lingkaran kita. Hanya saja tidak bisa kita bernama.

Keuntungan menggunakan lokasi yang bisa kita atur adalah fitur pemberitahuan otomatisnya. Fitur ini bisa memberitahu di antara para penggunanya jika ada seseorang yang tiba atau meninggalkan lokasi yang sudah kita atur. Dengan pengaturan seperti ini saya dan istri sudah tidak perlu saling mengabari jika hendak pergi dari rumah atau tiba di rumah, karena secara otomotis aplikasi ini akan memberitahu para penggunanya bahwa orang tersebut sudah tiba di lokasi atau meninggalkan lokasi. Tentunya setiap pengguna bisa mengatur notifikasi ini untuk diaktifkan pada orang tertentu saja atau pada setiap pengguna di dalam lingkarannya.

Kapan pun Anda ingin memastikan keberadaan anggota keluarga Anda, aplikasi ini bisa menghilangkan kekhawatiran Anda dalam hitungan detik. Saya dan keluarga menggunakan aplikasi ini karena dalam menjalani pendidikan rumah Kiran, saya sering pergi keluar rumah dan Bunda Kiran bisa mengecek keberadaan kami setiap saat. Saya pun sangat khawatir karena Bunda Kiran menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan utama dalam menjalani aktifitasnya. Sebagai antisipasi masalah di jalan raya, Bunda Kiran bisa mengirimkan koordinatnya sehingga saya bisa mendatangi lokasi tersebut dan membantunya jika berada dalam keadaan darurat. Saya pun bisa memantau orangtua saya yang jaraknya ratusan kilometer di Bandung dan memastikan keberadaan mereka jika ada situasi darurat.

Selain itu banyak fitur lainnya yang bisa kita gunakan dengan cuma-cuma seperti reminder, task, chat, emergency alert dan manual check in.

Fitur lainnya bisa dilihat dari cuplikan layar berikut ini: