Aunt Nikki’s Tale – Reading B8

Reading Time: 1 minute

Aunt Nikki's Tale

Hari ini Kiran membaca buku yang berjudul “Aunt Nikki’s Tale”

Cerita yang dibaca oleh Kiran hari ini sudah mulai panjang. Setiap halaman terdiri dari 2 kalimat dan terdapat 12 halaman.

Kiran mengalami kesulitan ketika membaca karena banyak kosakata baru yang belum dia kenali seperti, aunt, here, raced, right, Africa, started, roar hyenas, laugh, laughed, something, dan shoulder. Namun ada beberapa kosakata baru yang mampu Kiran eja dan lafalkan dengan baik seperti, campfire, peanuts, furry, please, hear, dan called.

Aunt Nikki's Tale

Berdasarkan buku yang dibacanya hari ini, Kiran sudah

  • bisa melafalkan final consonant ‘p’ seperti pada kata ‘trip’ dan ‘up’.
  • bisa melafalkan initial consonant blend ‘sn’ seperti pada kata ’sneaked’ dan ‘snake’.
  • mengenali long vowel ‘y’ seperti pada kata ‘sky’, ‘hyena’, ‘by’, dan ‘my’.
  • mengenali high-frequency words ‘was’.

Sesuai dengan rencana kemarin, sebelum bercerita ulang, Kiran saya ajari 3 daftar pertanyaan (who, what, where) untuk mengulas cerita yang dibacanya. Setelah mengetahui cara tersebut, Kiran mampu menceritakan kembali hampir seluruh cerita yang dibacanya.

Mengingat buku yang dibacanya cukup sulit, saya memotivasi Kiran atas usaha yang dilakukannya dan Kiran akan mengulang buku yang sama untuk latihan membaca esok pagi.

Renting Project

Renting Project

Reading Time: 2 minutes

Berawal dari obrolan ringan tentang barang-barang yang menumpuk lalu berujung pada sebuah ide untuk “mengeluarkan” barang-barang yang jarang terpakai supaya tidak memenuhi rumah. Kemudian teringat tentang obrolan mengenai community-based education, bukan pada pelaksanaan pedidikannya melainkan pada community supportnya (kata community di sini bisa diartikan secara luas sebagai masyarakat).

Teringat juga pada obrolan lainnya bersama beberapa keluarga praktisi pendidikan berbasis keluarga yang mengeluhkan terbatasnya alat-alat pendidikan atau mahalnya biaya investasi untuk barang-barang yang diperlukan oleh anak-anaknya dan bersifat sementara.

Karena memiliki perhatian yang sama, beberapa keluarga di Belajar Bersama akhirnya berdiskusi dan bersepakat untuk mengadakan sebuah proyek untuk menyewakan peralatan yang kami miliki kepada masyarakat. Terdapat beberapa kekhawatiran mengenai bagaimana nanti penyewa memperlakukan barang yang akan kami sewakan dan kekhawatiran lainnya. Oleh karena itu, kami membuatkan aturan main yang bisa dibaca di web proyek kami pada laman Syarat Sewa.

Saya sempat melempar ide ini di dinding Facebook saya dan ternyata responsnya cukup baik. Bahkan beberapa orang menghubungi saya melalui jalur pribadi menanyakan apakah mereka bisa ikut menitipkan barang-barangnya. Untuk saat ini kami masih menampung ide tersebut dan belum berani mengeksekusinya karena satu dan lain hal, khususnya kendala teknis mengenai pengiriman barang. Akhirnya kami putuskan untuk saat ini, proyek ini kami kerjakan sendiri dulu dan belum bisa menerima penitipan barang dari pihak lain. Kami akan memberikan kabar jika hal itu sudah bisa dilakukan.

Perlu persiapan setidaknya satu bulan untuk menyiapkan sistem yang akan kami gunakan. Mengingat kami semua memiliki kesibukan masing-masing, akhirnya kami putuskan untuk membuat situs web yang kami harap dapat memudahkan kami dan penyewa untuk pemesanan dan pengelolaan barang yang kami sewakan.

Barang-barang yang kami sewakan sudah kami bagi menjadi beberapa kategori untuk memudahkan penyewa mencari barang yang diperlukannya dan kategori barang ini akan terus bertambah. Untuk menghemat waktu, supaya situs web ini dapat kami luncurkan secepatnya kami menggunakan foto-foto yang tersedia di internet supaya kami tidak perlu memotret barang yang kami sewakan, begitu juga deskripsinya. Fokus kami saat ini adalah situs web kami bisa segera diluncurkan dan orang-orang dapat menggunakan barang-barang kami. Kami akan menambah jumlah barang setiap minggunya dan deskripsi setiap barang akan kami ganti secara bertahap ke dalam bahasa Indonesia.

Kami telah membuat Facebook Page untuk proyek ini. Jika Anda rasa informasi ini bermanfaat bagi Anda, keluarga Anda atau teman-taman Anda, silakan kunjungi FB Page kami di : https://www.facebook.com/rentingproject/

Semoga proyek ini membawa manfaat bagi kita semua. Kami berharap dapat membantu Anda dan keluarga untuk meringankan biaya pengeluaran keluarga Anda. Kami nantikan kritik dan saran dari Anda sekalian. Silakan kirimkan masukan Anda ke kontak@belajarbersama.com

Berikut ini adalah situs web yang dibuat sepenuh hati untuk kemudahan proyek kami yang kami beri nama Renting Project (Repro) http://repro.belajarbersama.com

A Loose Tooth – Reading B7

Reading Time: 2 minutes

A Loose Tooth

Buku yang dibaca oleh Kiran hari ini berjudul “A Loose Tooth”.

Di dalam buku ini Kiran telah mengenali kata tanya what, does, dan how. Meskipun Kiran belum mengenali tanda baca, Kiran telah menunjukkan improvisasinya dengan mengubah intonasi membacanya ketika membaca kata tanya tersebut di awal kalimat. Dengan sendirinya Kiran segera mengulang kembali kalimat yang diawali oleh kata tanya tersebut dan mengubah intonasi bacaannya dengan intonasi bertanya.

Kiran menunjukkan motivasi membaca yang lebih baik dibandingkan dengan kemarin. Kiran terlihat diam sejenak pada setiap halaman dan lebih memerhatikan detil gambar pada setiap halaman sebelum membaca teksnya. Kiran belum membuat prediksi kejadian dari gambar yang diamatinya.

Setelah selesai mengamati gambar pada setiap halaman, Kiran melanjutkan kegiatannya dengan membaca teks yang ada pada tiap halaman.

Kiran sudah mencoba mengeja bunyi huruf pada setiap kata berikut ini tetapi masih kesulitan dan harus saya bantu melafalkannya, pulls, great, won’t, able, dan last.

Berdasarkan buku yang dibacanya hari ini Kiran sudah

  • mengenali final consonant ‘k’ seperti pada kata ‘week’ dan ‘look
  • bisa melafalkan initial consonant blend ‘gr’ seperti pada kata ‘great’ dan ‘growing’
  • bisa melafalkan vowel diagraph ‘oo’ seperti pada kata ‘loose’ dan ‘tooth’
  • bisa melafalkan high-frequency words ‘will’.

Di akhir kegiatan membacanya, Kiran menceritakan kembali bacaannya sebagai berikut;

“Ka-Sing has hole. his tooth is fallen.”

Hasil cerita ulang Kiran belum menunjukkan pemahaman terhadap bacaan secara mendetil. Kiran mengingat sebagian kecil dari keselururuhan ceritanya.

Catatan untuk kami:

Kami harus memperkenalkan metode ‘who’, ‘what’, dan ‘where’ dalam proses bercerita ulang pada kegiatan membaca berikutnya. Kiran belum mengenal metode tersebut.

Say Good Night, Lizzy – Reading B6

Reading Time: 2 minutes

Say Good Night, Lizzy

Hari ini Kiran membaca buku “Say Good Night, Lizzy”.

Ketika membaca, Kiran terburu-buru sehingga ada beberapa kata yang ditebak meskipun Kiran sudah mengenali kata-kata tersebut, seperti, said dibaca say, lived dibaca loved, ever dibaca every. Saya harus mengingatkan Kiran untuk membaca lebih tenang dan tidak tergesa-gesa.

Dalam buku ini terdapat kosakata baru yang belum pernah Kiran lihat seperti, another, begged, please, late, tucked, turned, light, dan Stanley. Kiran tidak mengalami kesulitan membaca kata-kata tersebut dengan menggunakan metode pengejaan penggabungan bunyi huruf (blending sound).

Say Good Night, Lizzy

Kiran sempat terhenti membaca kata-kata yang sudah dikenalinya dan saya mengingatkan Kiran untuk menggunakan metode pengejaan seperti di atas untuk membaca kata-kata berikut: drink, call, with, until, hear,closed, dan fell.

Berdasarkan buku yang dibacanya hari ini, Kiran sudah

  • bisa melafalkan initial consonant blend ‘st’ seperti pada kata ‘story’, ‘Stanley’, dan ‘stay’.
  • bisa melafalkan vowel diagraph ‘oo’ seperti pada kata ‘book’, dan ‘good’.
  • mengenal high-frequency words ‘said’ dan ‘good’

Setelah selesai membaca buku, Kiran saya suruh menceritakan kembali buku yang dibacanya. berikut ini cerita ulang versi Kiran.

“Lizzy is going to bed. Lizzy’s dad ask her to sleep but Lizzy’s dad is the one who sleep first.”

Sam Starts School – Reading B5

Reading Time: 1 minute

Sam Starts School

Berikut ini adalah catatan anekdot Kiran untuk kegiatan membaca buku yang berjudul Sam Starts School:

Buku ini bertemakan sekolah. Kiran mengenal kata-kata yang berkaitan dengan tema seperti, school, teacher, food, homework, children, dan lunch.

Kiran masih melafalkan kata ‘want’ sama dengan pelafalan pada kata ‘went’. Kiran mengalami kesulitan untuk melafalkan kata ‘my’ karena Kiran mengenal huruf ‘y’ di akhir kata sebagai bunyi ‘i’ sehingga melafalkannya seperti pada kata ‘me’.

Sam Starts School

Kiran sempat terhenti tetapi mampu melanjutkan bacaannya setelah membunyikan huruf-hurufnya ketika menemui kata-kata berikut: teacher, nobody, really, other, given, dan ever.

Berdasarkan buku yang dibacanya hari ini, Kiran sudah 

  • bisa melafalkan long vowel i_e seperti pada kata like, likes, dan nice
  • bisa melafalkan long vowel o_e seperti pada kata homework dan home
  • menggunakan high frequency words ‘don’t’, ‘like’, dan ‘say’

Setelah selesai membaca buku, Kiran dapat menjelaskan perasaan Sam sebelum memasuki sekolahnya dan setelah selesai sekolah.

First Sam was afraid to go to school, but later he likes it.