Belanja Hotwheels

Hari Minggu kemarin Kiran mendadak ingin mengajak ke mal untuk membeli hotwheels. Padahal koleksi hotwheels Kiran lumayan banyak (sepertinya Kiran merasa bosan memainkan mobil yang sama). Akhirnya kami ada ide untuk mengeluarkan tabungan koin yang selama ini Kiran kumpulkan dan terkumpullah uang receh sebanyak Rp 25.000,-

Sedikit flashback, ini adalah kedua kalinya Kiran mengeluarkan tabungan koinnya. Sebelumnya Kiran sudah mengumpulkan koin kurang lebih setahun dan ketika kami buka (pada saat itu Kiran ingin membeli sebuah mobil truk) ternyata lumayan juga. Ketika kami hitung uang koin yang terkumpul sebanyak 400 ribuan. Pada saat itu kesulitan juga menukarkan koin karena warung pun sudah tidak tertarik lagi dengan uang recehan dan setiap warung yang kami datangi memasang wajah aneh seolah tidak percaya jaman orang sudah memakai kartu ATM, kami masih mengumpulkan koin sebanyak itu. Tetapi akhirnya sebuah tempat fotokopi mau menerima uang koin kami meskipun tidak semuanya berhasil ditukarkan. Sisanya saya simpan di bagasi motor untuk membayar uang parkir 😉 Singkat cerita, akhirnya Kiran membeli truk mainan yang diinginkan seharga Rp 30.000 dan sisa uangnya ditabung kembali di dalam celengan ayam 🙂

Kembali ke masa kini, kali ini tidak begitu banyak uang koin yang terkumpul dan kami hanya mengeluarkan koin sebesar Rp 25.000 senilai dengan harga mobil hotwheels. Kami menghitung dan menyimpan koin-koin tersebut di dalam sebuah tas kecil dan kami pun berangkat ke sebuah mal di Jakarta Selatan. Dengan sepenuh hati Kiran menjaga uang yang dibawanya di dalam tas supaya tidak diambil “bank robber” (korban cerita lego) 😉

Setiba di mal tersebut, kami menyelesaikan keperluan kami dan selepas itu meluncur ke salah satu toko mainan yang sangat lengkap. Kiran sempat terhenti di bagian depan toko mainan tersebut karena melihat karakter kesukaannya, Thomas sang kereta api. Kami mengetahui bahwa Kiran sangat ingin membeli mainan tersebut tetapi kami mengingatkan tujuan kami mendatangi tempat tersebut adalah untuk membeli sebuah mobil Hotwheels. Kiran pun berkata “I want this for my birthday present okay?” seraya menunjuk Thomas sang kereta api.

Kemudian kami memasuki toko tersebut lebih dalam dan ini pertama kalinya di mal tersebut kami memasuki toko mainan ini. Kami pun bingung di mana harus menemukan Hotwheels yang ingin Kiran beli. Kebetulan salah seorang penjaga toko berdiri tidak jauh dari tempat kami dan kami menyuruh Kiran untuk bertanya kepada penjaga toko tersebut di mana letak mobil Hotwheels dijajakan. Dengan sangat bersemangat Kiran mendekati penjaga toko tersebut dan dengan baiknya penjaga toko tersebut mengantar Kiran ke tempat yang diinginkan.

Akhirnya penantian telah berakhir dan Kiran langsung memutuskan untuk memilih salah satu mobil yang dipajang. Kemudian Kiran segera meluncur ke tempat kasir dan mengantre. Ketika giliran Kiran tiba untuk membayar, kasir sempat bingung menanyakan uang untuk mobil yang ingin Kiran beli karena Kiran hanya menyodorkan kantong kecil (berisi koin-koin). Inilah yang terjadi di tempat pembayaran:

Setelah melakukan pembayaran, akhirnya Kiran segera memainkan mobil yang telah dibelinya dan mengakhiri hari dengan kegembiraan memainkan mobil-mobilan tersebut.

Pelajaran yang sangat berharga untuk kami sebagai orangtua bahwa kebahagiaan untuk anak itu tidak harus mahal dan lux.

Posted by Rahdian Saepuloh

<p>Rahdian yang biasa dipanggil Ian adalah seorang swadidik. Kegiatannya saat ini mengelola Language Studies Indonesia, lembaga pendidikan Bahasa Indonesia untuk penutur asing di Jakarta dan menikmati keseharian bersama anak lelakinya yang sedang menjalani pendidikan rumah. Selain itu Ian sangat tertarik dengan teknologi dan perkembangannya.</p>
<p>Lembaga yang dipimpinnya telah mendapatkan penghargaan dari dalam negeri dan luar negeri sejak 2014 sebagai The Best Education Program of The Year serta pengalamannya di dunia bisnis sejak tahun 2007 telah membuat membuat dirinya dijadikan konsultan bisnis untuk membantu beberapa perusahaan startup nasional memulai bisnisnya.</p>

Leave a Reply

Required fields are marked*