Blog atau Vlog

Vlogging adalah suatu bentuk kegiatan untuk mendokumentasikan kejadian atau peristiwa dengan bantuan alat perekam video. Alat perekam yang digunakan pun bervariasi, mulai dari ponsel pintar, kamera saku, sampai kamera profesional. Vlogging mengutamakan kekuatan visual sedangkan blogging lebih mengutamakan kekuatan tulisan.

Keduanya adalah alat yang sangat bermanfaat untuk dijadikan media portfolio pribadi atau keluarga. Terdapat kelebihan dan kekurangan pada keduanya. Setelah mengerjakan blog dan vlog, saya dapat membuat perbandingan (sementara) dari keduanya (versi saya):

BLOG

Kelebihan
  • Dapat diedit setelah ditayangkan
  • Tidak memerlukan peralatan canggih
  • Bisa menyematkan tautan tanpa mengganggu isi bacaan
  • Bisa melatih kemampuan menulis dan menemukan gaya menulis sendiri
Kekurangan
  • Menunda kegiatan menulis sehingga akhirnya terlupakan dan tidak dikerjakan
  • Kesulitan mengekspresikan gagasan melalui tulisan
  • Merasa kurang ketika isi tulisan sedikit
  • Bingung mengambil tema cerita

VLOG

Kelebihan
  • Kegiatan bisa langsung dilakukan (lebih spontan)
  • Video lebih menarik perhatian dibandingkan tulisan
  • Video yang konyol cenderung lebih banyak penontonnya (contoh: PPAP, Gangnam Style, dll)
  • Penonton bisa merasakan emosi yang ingin kita sampaikan
  • Isi video lebih penting daripada mutu rekaman video
  • Durasi video bisa singkat atau panjang
  • Data video mentah bisa dihapus setelah vlog selesai dan mengurangi beban penyimpanan di ponsel atau kamera
Kekurangan
  • Memerlukan peralatan canggih, setidaknya ponsel pintar
  • Memerlukan perangkat lunak untuk mengedit video
  • Memerlukan perangkat lunak pengubah format video
  • Memerlukan jaringan internet yang cepat untuk proses mengunggah video
  • Rekaman video tidak bisa diubah setelah tayang.

Begitulah perbandingan yang bisa saya berikan mengenai blog dan vlog. Kira-kira mana yang lebih cocok untuk Anda?

Posted by Rahdian Saepuloh

<p>Rahdian yang biasa dipanggil Ian adalah seorang swadidik. Kegiatannya saat ini mengelola Language Studies Indonesia, lembaga pendidikan Bahasa Indonesia untuk penutur asing di Jakarta dan menikmati keseharian bersama anak lelakinya yang sedang menjalani pendidikan rumah. Selain itu Ian sangat tertarik dengan teknologi dan perkembangannya.</p>
<p>Lembaga yang dipimpinnya telah mendapatkan penghargaan dari dalam negeri dan luar negeri sejak 2014 sebagai The Best Education Program of The Year serta pengalamannya di dunia bisnis sejak tahun 2007 telah membuat membuat dirinya dijadikan konsultan bisnis untuk membantu beberapa perusahaan startup nasional memulai bisnisnya.</p>

Leave a Reply

Required fields are marked*