Charlie and Lola sebagai Media Pendidikan Karakter

Kami ingin berbagi sumber tayangan yang sangat kami sarankan untuk ditonton oleh seluruh keluarga. Kami sudah menonton film ini sejak tahun 2014. Nama tayangan ini adalah Charlie and Lola. Selain melatih kemampuan bahasa inggris kami sekeluarga, tayangan ini pun sangat menyentuh perilaku anak-anak sesuai umurnya dan mengajarkan pendidikan karakter dengan cerita yang sangat menarik di setiap tayangannya.

Kami menemukan Charlie and Lola untuk pertama kalinya di deretan rak bagian film di Gramedia. Kebetulan setiap bulan kami selalu membelikan sebuah DVD Elmo’s World Sesame Streets untuk Kiran. Sulit sekali mencari tayangan berkualitas untuk anak di stasiun televisi khususnya stasiun televisi lokal.

Kebetulan juga pada saat kami mulai menonton DVD Charlie and Lola kami yang pertama, semua cerita yang ditayangkan sedang terjadi pada Kiran. Oleh karena itu, kami tidak terlalu bersusah payah membahas hal-hal yang ingin kami diskusikan kepada Kiran berkat film tersebut.

Tentang Charlie and Lola

Charlie and Lola adalah 2 karakter kakak beradik yang diciptakan oleh seorang penulis sekaligus ilustrator berkewarganegaraan Inggris Lauren Child pada tahun 2000. Pertama kali diperkenalkan sebagai buku seri bergambar yang kemudian diadaptasi menjadi karakter animasi untuk acara televisi. Target penonton dari acara televisi Charlie and Lola adalah anak-anak yang berumur tiga sampai tujuh tahun. Namun, tidak sedikit orang dewasa yang menyenangi acara televisi tersebut.

Charlie and Lola creator
Lauren Child

Karakter Lola adalah seorang anak perempuan yang bersemangat dan memiliki daya khayal tinggi. Karakter Charlie adalah seorang kakak laki-laki penyabar dan baik hati yang selalu membantu dan membimbing Lola setiap kali Lola menemui masalah. Ciri khas dari tayangan ini adalah setiap cerita ¬†diawali dengan ucapan Charlie, “I have this little sister, Lola. She is small and very funny.”

Semoga informasi ini bermanfaat dan kita bisa mengajari pendidikan karakter tanpa harus menggurui anak kita.

Catatan: Charlie and Lola bisa ditonton di Youtube.

Posted by Rahdian Saepuloh

<p>Rahdian yang biasa dipanggil Ian adalah seorang swadidik. Kegiatannya saat ini mengelola Language Studies Indonesia, lembaga pendidikan Bahasa Indonesia untuk penutur asing di Jakarta dan menikmati keseharian bersama anak lelakinya yang sedang menjalani pendidikan rumah. Selain itu Ian sangat tertarik dengan teknologi dan perkembangannya.</p>
<p>Lembaga yang dipimpinnya telah mendapatkan penghargaan dari dalam negeri dan luar negeri sejak 2014 sebagai The Best Education Program of The Year serta pengalamannya di dunia bisnis sejak tahun 2007 telah membuat membuat dirinya dijadikan konsultan bisnis untuk membantu beberapa perusahaan startup nasional memulai bisnisnya.</p>

Leave a Reply

Required fields are marked*