Jok Motor Ternyaman Versi Kiran

Saya dan Kiran adalah pengguna setia ojek online. Berhubung kegiatan Kiran sebagian besar di luar rumah, dalam satu minggu, kami bisa menggunakan jasa ojek online 4 kali bolak balik (8 kali). Semua layanan ojek onlinepun sudah kami coba, mulai dari yang berwarna hijau sampai yang berwarna hitam. Jadi kami berdua sudah merasakan bermacam-macam merek motor, mulai dari motor besar, sampai motor kecil, hanya Vespa saja yang belum pernah kami coba hehe.

Projek pengamatan ini bermula dari ketidaknyamanan Kiran ketika duduk di beberapa motor ojek online. Suatu hari kami mendapatkan ojek online yang menggunakan motor besar keluaran Yamaha yang sedang naik daun, Yamaha Nmax. Ketika duduk di jok motor tersebut, Kiran terus menerus merosot ke depan sehingga ia harus berkali-kali membetulkan posisi duduknya.

“I don’t like this motorcycle, Bun. I keep sliding down to the front.” Ujar Kiran.

“If you don’t like this motorcycle, what do you like then?” tanya saya.

“I like motorcycle with comfortable seat” Jawab Kiran.

Nah, dari situlah proyek pengamatan ini kami dimulai. Berdasarkan kesepakatan, Kiran mengamati, merasakan dan memutuskan merek motor yang paling yang joknya paling nyaman untuk diduduki. Sebelum menaiki motor yang akan mengantar kami ke tempat tujuan, Kiran mengamati merek motor tersebut. Lalu kiran menilai kenyamanan dari jok motor yang dinaikinya. Parameter penilaian kenyamanannya dari mana? Kiran menilai tingkat kenyamanan dari setiap sepeda motor yang dinaikinya berdasarkan empuk atau tidaknya jok motor yang ia duduki. Untuk mempermudah pengamatan, saya membuatkan lembar observasi sederhana yang Kiran gunakan untuk mencatat hasil pengamatannya. Durasi pengamatan dilakukan berdasarkan 10 kali berkendara dengan ojek online secara acak.

Dari pengamatan yang dilakukan tersebut, Kiran memyimpulkan bahwa motor yang memiliki jok paling nyaman adalah Honda Megapro, Karena jok motor tersebut membuat Kiran duduk nyaman dan motor tersebut adalah motor balap (kalau yang ini sih opini Kiran sendiri ^__^)

pengamatan jok motor ternyaman
Pengamatan jok motor ternyaman

Adakah kendala ketika mengerjakan proyek ini? Tentu ada! Namanya juga anak-anak, memang masih harus selalu diingatkan untuk konsisten. Kiran masih harus diingatkan untuk mengisi lembar pengamatan, Karena ia cenderung enggan untuk menulis. Terkadang sayapun lupa untuk mengingatkan Kiran untuk menulis keesokan harinya apabila kami pulang malam hari menggunakan ojek online dan ia sudah tertidur di atas motor. Untuk kami proyek pengamatan ini sangat bermanfaat karena bisa melatih keterampilan observasi Kiran.

Setelah menyelesaikan proyek ini, Kiran sudah berencana untuk membuat proyek pengamatan lainnya pada saat kami menggunakan layanan ojek online. Apa yang mau ia amati? Ternyata Kiran mau mengamati pelanggaran lalu lintas di jalan. Tunggu di postingan berikutnya ya.

Posted by Nuni

<p>Ibu satu anak yang telah mengajar di sekolah formal semenjak kuliah dan meninggalkan Sekolah HighScope Indonesia setelah 9 tahun mengajar di sana kemudian memutuskan untuk bertanggung jawab terhadap pendidikan anaknya secara langsung dan menjadi seorang ibu profesional.</p>

Leave a Reply

Required fields are marked*