CATATAN PENTING

Latar Belakang

Kegiatan


Ellen Kristi

PENDIDIKAN TERAKHIR:

  • Sarjana Hukum (S1) dari Universitas Diponegoro Semarang (2000) dengan spesialiasi hukum pidana, riset skripsi di bidang viktimologi dengan judul “Pelayanan dan Perlindungan Hukum terhadap Korban Tindak Pidana Hak Cipta”
  • Magister Filsafat (S2) dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (2002) dengan spesialisasi filsafat sosial, riset tesis bertema “Soekarnoisme dan Perbandingannya dengan Marxisme”.

 

PENGALAMAN ORGANISASI/KERJA:

  • 1998 – 2000: Pengurus ASEAN Laws Students Association chapter Undip
  • 2000 – 2002: Relawan Program Pendampingan Keluarga Pemulung YSS Yogyakarta
  • 2001 – 2002: Relawan Habitat for Humanity Yogyakarta
  • 2000: Reporter Kelompok Gramedia Majalah
  • 2003: Relawan Lembaga Sosial dan Perlindungan Anak Yogyakarta
  • 2003 – 2015: Dosen Filsafat & Metodologi Riset di Universitas Diponegoro Semarang
  • 2008 – kini: Pengurus Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Semarang
  • 2011 – kini: Pendiri Komunitas Charlotte Mason Indonesia
  • 2013 – kini: Pengurus PotTrack Keluarga Pecinta Alam
  • 2014 – kini: Wakil Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia cabang Jawa Tengah
  • 2016 – kini: Direktur Eksekutif Ein Institute Semarang
  • 2016 – kini: Koordinator Nasional Perserikatan Homeschooler Indonesia

 

PELATIHAN/SERTIFIKASI:

  • Sertifikasi Pengacara Praktek dari Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Komite Kerja Advokat Indonesia (2002)
  • Pelatihan Reporter dari Divisi SDM Gramedia Majalah (2002)
  • Konselor Menyusui Modul 40 Jam WHO dari RSUD Koja (2011)
  • Lokakarya Penerjemahan Sastra dari InterSastra dan British Centre for Literary Translation (2013)

 

PUBLIKASI:

  • Bukan Allah Tapi Tuhan – buku tentang teologi dan sudut pandang Kristen Unitarian Indonesia (2005)
  • Warna Warni Homeschooling – buku antologi tentang ragam praktik dan tips HS (2009)
  • Cinta yang Berpikir – buku tentang filosofi dan metoda pendidikan Charlotte Mason (2012)

Belajar Bersama

Belajar Bersama adalah sebuah perkumpulan keluarga homeschooling mandiri. Saat ini sudah ada 6 keluarga yang secara rutin berkumpul dan berkegiatan bersama. Tidak ada kegiatan khusus kecuali bersosialisasi di antara orang tua dan anak-anak. Kami tidak mengadakan kegiatan pengajaran yang bersifat akademis kecuali proyek bersama.

Setiap keluarga yang berkegiatan di Belajar Bersama bertanggung jawab terhadap perkembangan anaknya sendiri dan setiap orang tua wajib berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Kami tidak memungut biaya apa pun. Setiap biaya kegiatan ditanggung bersama-sama dan atas persetujuan bersama.

Siapa pun boleh bergabung dengan mengonfirmasi kedatangan terlebih dahulu kepada salah satu keluarga yang sudah berkegiatan di Belajar Bersama karena lokasi kegiatan kadang-kadang berubah.

Klik di sini untuk dokumentasi kegiatan.


Shine and Share

Shine & Share Home Education Community didirikan pada bulan Oktober 2016 dan di prakarsai oleh tiga orang pendiri yaitu Novasia Evaliya, Ning Nathan dan Tirsa Umbas.

Ketiga ibu pelaku homeschooling tunggal ini sepakat ingin menyuarakan kepedulian terhadap keberadaan homeschooling sebagai alternatif pendidikan yang tujuannya mendidik generasi muda yang berkontribusi positif bagi masyarakat.

Shine & Share juga memfasilitasi para remaja merancang project untuk pelayanan masyarakat dan melakukan kegiatan berorganisasi dengan konsep kaborasi bersama institusi dan organisasi.

Kami tidak menerima anggota namun kami terbuka untuk menyambut para remaja yang berminat terlibat dalam setiap program yang kami adakan.⁠⁠⁠⁠


Homeschooler Berbagi

Bonita

Bonita memulai homeschooling sesaat setelah selesai SMP. Dengan beberapa kendala kebijakan pemerintah, Bonita mengalami transisi pendidikan dan melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi di Singapura. Setelah dua tahun kuliah di Singapora, Bonita kembali ke Indonesia dan bekerja di salah satu perusahaan keuangan di Jakarta. Dengan nilai IQ 193 Bonita juga berhasil mendapatkan beberapa sertifikat diantaranya Setifikat ISO 9001, Sertifikat ABRSM Royal Music di bidang piano & teori. Saat ini Bonita menjadi ketua penggerak untuk salah satu project fund raising di komunitas homeschooling Shine & Share.


Edric Tjokro

Saat ini berusia 16 tahun. Edric mengawali perjalanan homeschoolingnya pada saat berusia 9 tahun dan sudah menyelesaikan paket A & B. Saat ini Edric sedang menunggu ujian paket C dengan jurusan IPA. Namun di saat yang bersamaan Edric berhasil mendapatkan scholarship 20% dan berhasil diterima di BINUS untuk jurusan IT. Dalam menjalani homeschoolingnya, Edric cukup aktif berkegiatan di komunitas homeschooling Shine & Share.


Darren Richard Junior 

Biasa dipanggil RJ, anak berusia 14 tahun ini mengawali homeschooling di tahun 2007 dengan mengikuti sekolah semi-homeschooling. Kemudian di tahun 2014, RJ menjalani homeschooling mandiri sepenuhnya bersama adik dan orangtuanya. RJ sudah mendapatkan Ijazah Paket A namun saat ini RJ mengubah jalur pendidikannya dengan mengambil sertifikasi jalur non-lokal. RJ sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian pada bulan April dan Oktober 2017 untuk kemudian berencana melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi mengambil jurusan ekonomi bagian Accounting, Finance & Business.


Patrick Nathan

Patrick Nathan berusia 13 tahun. Patrick memulai homeschooling saat berusia 11 tahun, atas permintaan sendiri. Patrick adalah seorang anak berkebutuhan khusus ADHD dengan gangguan sensorik dan mengalami gangguan keterlambatan bicara (speech delay). Patrick sudah memiliki ijazah Paket A. Saat ini Patrick mengambil kurikulum Cambridge dengan fokus akademik: Math, Science, English, Business Studies and Accounting. Aktifitas lain yang dilakukan Patrick adalah berolahraga, bermain musik dan belajar robotics.