Nutrition Fact Label, Bagaimana sih Cara Membacanya?

Selamat pagiiii… ^^

Apa kabar hari ini? Semoga kita semua selalu dilimpahkan kesehatan dan kemudahan oleh tuhan YME, amiinn.

Bagaimana asupan Anda hari ini? Sarapan apakah tadi pagi? Nasi uduk dan gorengan 3 biji? (itu sih saya hehe) . Beberapa teman saya sedang berusaha keras untuk menurunkan berat badan dan cara yang diambil adalah berdiet. Nama dietnya pun macam-macam, ada yang bilang diet Mayo, diet Karbo, sampai diet air putih (cuma minum air putih ajah, ekstrimkan?). Dulu waktu habis melahirkan, saya juga ikut-ikutan diat, nama dietnya EAT CLEAN DIET. Jadi diet itu memungkinkan orang yang berdiet untuk tetap makan 6x sehari. Tapiiii, jenis makanannya harus yang bersih, bukan bersih dari debu, tapi bersih dari lemak dan minyak alias direbus, dikukus, dan ngga di goreng. Rendah karbohidrat tapi tinggi protein. Terus terang, di awal-awal diet, saya masih semangat 45 hehe. Motivasi saya (waktu itu) setinggi gunung dan semangat menggebu-gebu supaya badan bisa kurus lagi, minimal gelambir-gelambir di perut mengecil lah. Tapi bertahan cuma 1-2 bulan saja kalo ngga salah, tergoda sekali saya kalau melihat suami saya makan “normal” dan ngemil-ngemil tjantik. Akhirnya saya melambaikan tangan ke arah kamera *sigh*.

Mungkin banyak dari Anda yang juga berpikiran sama dengan saya, ingin berat badan turun (atau paling ngga tetap di angka yang sama lah), tapi tetap ingin makan cemilan2. Kalau kata Ayah Kiran saya sih “Dream on Bunda” hehehe. Diet itu masalah komitmen dan pengetahuan akan makanan yang dikonsumsi. Akhirnya saya tahu, berat badan bisa terjaga kalau kalori yang masuk terpantau. Lalu tahu dari mana jumlah kalori makanan itu? Naaahh, di setiap bagian belakang kemasan makanan yg kita makan, ada informasi gizi dan nutrisi serta kalori dari makanan tersebut. Kandungan yang ada di makanan tersebut, tertulis dengan jelas sekali serta ada juga berapa kali makanan dalam kemasan itu harus dimakan. Namun, kebanyakan dari kita tidak bisa membaca nutrition facts label dikemasan makanan. Label nutrition facts yang kaya gimana sih? Ini nih contohnya. Ini contoh label yang ada di belakang bungkus kemasan Chitato, my old time fav chrisps.

Di label itu ada tulisan serving per package about 5. Jadi, dalam satu kantong Chitato ukuran 60gr, disarankan untuk dimakan 5 kali, bukan sekali makan habis. Sekali Dibawah tulisan itu ada tulisan lain amount per serving calories 124,8. Makan sekali saja kalorinya 125, gimana makan satu kantong sekali habis 125 x 5 = 625 kalori!! itu baru cemilan Chitato ukuran 60gr lho. Hampir semua orang akan langsung habis makan cemilan seperti itu sekali makan. Dan yang jelas, makan keripik begitu ngga akan kenyang, yang ada mau nambah cemilan yang lain. Padahal tubuh kita perlu dimasukkan makanan bernutrisi.

Kebutuhan kalori setiap orang berbeda2, tapi secara umun, laki-laki membutuhkan kira-kira 2.500 kalori perhari dan wanita membutuhkan sekitar 2.200 kalori. Jadi, pada perempuan misalnya, jika kebutuhan kalori per harinya 2.200 kalori, bisa dibagi menjadi makan pagi sekitar 20 persen, makan siang dan makan malam 30 persen, dan sisanya snack. Snack bisa 2 kali, pagi dan sore, masing-masing 10 persen. Untuk laki-laki hampir sama, hanya saja porsi mereka lebih banyak.

Nah makanya, kalau mengkonsumsi Chitato 60gr sendirian dan sekali habis, tubuh mendapatkan kalori 625, itu baru cemilan loh, belum makan besar. Makanya berhati-hatilah memilih makanan yang akan dikonsumsi. Pilihlah makanan yang sehat dan bernutrisi agar tubuh kita sehat selalu. ^__________^

selamat beraktifitaaass 🙂

Posted by Nuni

<p>Ibu satu anak yang telah mengajar di sekolah formal semenjak kuliah dan meninggalkan Sekolah HighScope Indonesia setelah 9 tahun mengajar di sana kemudian memutuskan untuk bertanggung jawab terhadap pendidikan anaknya secara langsung dan menjadi seorang ibu profesional.</p>

Leave a Reply

Required fields are marked*