Rimba Baca

Berikut ini kami ingin membagikan tempat yang sangat Kiran sukai sepulang bersekolah. Sebuah perpustakaan umum. Kiran menyebutnya dengan “big library” karena di sekolah Kiran ada perpustakaan kecil dengan koleksi buku yang cukup banyak dan bervariasi sesuai dengan usianya. Rimba Baca namanya. Perpustakaan ini secara harfiah memang besar. Bertempat di Jalan RSPP No 21B, Jakarta Selatan, konsep perpustakaan ini dirancang untuk memanjakan setiap pengunjungnya merasa betah dan merasa di rumah sendiri.

Rumah 2 lantai bergaya modern ini dibuat khusus sebagai perpustakaan. Ketika memasuki rumah ini, kita akan disambut oleh Mas Deni atau Mbak Fitria yang berperan sebagai penjaga perpustakaan. Lantai pertama diisi dengan koleksi buku anak mulai dari umur 3 sampai 12 tahun (kalau tidak salah). Selain buku, mereka juga menyediakan koleksi boneka tangan, beberapa koleksi topi untuk anak-anak bermain peran. Ada beberapa permainan bongkar pasang berukuran besar yang tidak pernah bosan dimainkan oleh Kiran.

Masih di lantai 1 di bagian sayap kiri bangunan, sebuah garasi yang cukup luas disulap menjadi ruang menggambar. Terdapat rak berisikan krayon dan gambar-gambar karakter yang sudah difotokopi untuk diwarnai anak-anak. Hasil karya mewarnai anak-anak pun bisa langsung dipajang di tempat yang sudah disediakan di dalam ruangan yang sama.

Jika anak merasa kelelahan, tersedia juga kamar tidur yang bisa digunakan untuk beristirahat. Terdapat kamar mandi yang cukup terawat di antara kamar tidur dan ruang menggambar.

Lantai 2 diisi dengan koleksi buku untuk orang dewasa dan sebuah ruangan yang semua raknya berisikan macam-macam komik. Seluruh koleksi buku di sini didominasi oleh buku berbahasa inggris. Di pijakan anak tangga terakhir kita akan langsung melihat koleksi lengkap ensiklopedia yang tebal-tebal. Di sebelah kanan tangga terdapat ruang baca yang dirancang seperti ruang tamu dengan sofa yang nyaman untuk sekadar bersantai sambil membaca. Terdapat meja panjang dan 6 buah kursi yang di tempatkan di ruang utama lantai 2. Rak berwarna hitam memenuhi seluruh dinding di lantai tersebut kecuali bagian jendela.

Untuk orangtua yang ingin mengajari anaknya membaca dalam bahasa inggris, perpustakaan ini memiliki beberapa koleksi buku untuk program membaca yang bahkan dimulai dari pengenalan phonics.

Biaya keanggotaan di perpustakaan ini adalah Rp 350.000 per tahun (2014) untuk selurh anggota keluarga dan Rp 30.000 untuk satu kali kunjungan. Setelah menjadi anggota, kita bisa meminjam buku sampai 5 buah paling banyak. Lama peminjaman buku adalah satu minggu dan bisa kita perpanjang untuk satu minggu berikutnya jika kita belum selesai membaca. Untuk memperpanjang peminjaman buku pun kita tidak perlu repot datang ke perpustakaan tersebut. Cukup angkat telepon dan beritahu petugas perpustakaan, Mas Deni atau Mbak Fitria.

Kami merasa tempat ini wajib dikunjungi oleh setiap keluarga untuk memperkenalkan perpustakaan sejak usia dini dan menumbuhkan semangat membaca terhadap anak. Kadang-kadang perpustakaan ini mengadakan kegiatan dengan biaya terpisah pada akhir pekan, seperti, membuat layang-layang, melakukan eksperimen sains, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang biasanya diperuntukan anak-anak usia 4-7 tahun.

Tempat ini bisa digunakan sebagai alternatif tempat belajar bagi para praktisi homechooling yang ingin mencari suasana baru untuk melakukan kegiatannya.

Sebagai penutup, kami sekeluarga sangat menikmati berkunjung di perpustakaan ini dan kami tidak pernah merasa bosan untuk terus mendatangi tempat ini setiap minggunya.

Berikut ini informasi mengenai Rimba Baca:

(021) 766-4517

www.rimbabaca.com

rimba.baca@gmail.com

twitter: @RimbaBaca

Facebook: http://www.facebook.com/groups/342088269168965/

Biaya : Rp 350.000/tahun (untuk seluruh anggota keluarga) atau Rp 30.000/kunjungan

Posted by Rahdian Saepuloh

<p>Rahdian yang biasa dipanggil Ian adalah seorang swadidik. Kegiatannya saat ini mengelola Language Studies Indonesia, lembaga pendidikan Bahasa Indonesia untuk penutur asing di Jakarta dan menikmati keseharian bersama anak lelakinya yang sedang menjalani pendidikan rumah. Selain itu Ian sangat tertarik dengan teknologi dan perkembangannya.</p>
<p>Lembaga yang dipimpinnya telah mendapatkan penghargaan dari dalam negeri dan luar negeri sejak 2014 sebagai The Best Education Program of The Year serta pengalamannya di dunia bisnis sejak tahun 2007 telah membuat membuat dirinya dijadikan konsultan bisnis untuk membantu beberapa perusahaan startup nasional memulai bisnisnya.</p>

2 Comments

Leave a Reply

Required fields are marked*