Foreign Language Exam – Y1/T1 – Day 3

Foreign Language Exam – Y1/T1 – Day 3

Ketika memulai menggunakan kurikulum Ambleside Online, salah satu pelajaran yang masuk daftar wajib di metode Charlotte Mason adalah bahasa asing. Karena Kiran sudah terbiasa berbahasa Inggris dalam percakapan kami sehari-hari, saya dan Ian memutuskan untuk menggunakan bahasa asing lain untuk Kiran pelajari. Ketika saya tanya  bahasa asing apa yang Kiran mau pelajari, anak itu langsung menjawab Bahasa Korea. Waktu saya tanyakan kenapa memilih Bahasa Korea, Kiran menjawab karena ingin pergi ke Korea beli Tobot, mainan robot kesukaannya hihihi. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Anaknya belajar, saya juga ikutan belajar.

Setiap minggunya, Kiran belajar Bahasa Korea 3 kali. Menurut Charlotte Mason, jika anak hendak belajar bahasa asing, mulailah dari hal yang menarik bagi anak-anak, yaitu cerita dan lagu. Berpegangan pada hal tersebut, Kiran memulainya dengan menyanyikan lagu anak anak Korea, Gom Se Mari ga Han Ji Be I Su (There are three bears in the house). Lagu itu Kiran ulang terus menerus sambil tertawa. Sampai akhir termin, Kiran bisa menyanyikan 3 lagu anak Korea dan memperkenalkan diri dalam Bahasa Korea.

Pada ujian lalu, Kiran saya minta untuk menyanyikan saah satu lagu yang ia pelajari beserta artinya dan juga memperkenalkan dirinya dalam Bahasa Korea. Ternyata Kiran bisa melakukannya dengan sangat baik. Bahkan ia senang sekali ketika tahu akan direkam.

Kesulitan saya dalam mengajarkan bahasa asing ini adalah ketidakkonsistenan saya dalam memyiapkan materi. Awalnya, Bahasa Korea saya jadwalkan setiap hari. tetapi karena dalam waktu 3 hari Kiran sudah bisa menghafalkan lagu pertamanya, saya kesulitan mencari lagu lainnya yang berlirik pendek dan ada artinya dalam Bahasa Inggris. Oleh karena itu, durasi pelajarannya saya ubah menjadi satu minggu tiga kali agar saya mempunyai waktu untuk mempersiapkan materi dengan baik.

Untuk termin depan, saya masih akan menggunakan durasi waktu satu minggu 3 kali dan lebih memvariasikan kegiatan bahasa Korea ini agar Kiran tetap semangat mempelajarinya. Semoga suatu saat kami bisa mempraktekkan bahasa ini langsung di negaranya #eh.