Selama 5 hari ke depan Kiran akan menjalani ujian pertamanya ala metode Charlotte Mason. Sebagaimana yang disarankan, setelah 12 minggu menjalani kegiatan belajar akademisnya yang dilakukan secara terstruktur, Kiran akan melakukan ujian dengan tujuan melihat perkembangan belajarnya selama 12 minggu ini. Ujian yang dimaksud tidak semenyeramkan ujian yang kita kenal atau pernah kita alami. Saya akan mengulasnya dalam tulisan yang berbeda supaya tidak mengaburkan isi dari tulisan ini. Kami mengikuti jadwal Ambleside Online dalam pembelajaran akademisnya Kiran. Ujian hari pertamanya adalah tentang pemelajaran Quran, keterampilan membaca dan keterampilan menulis.

Pemelajaran Quran (Quran Study)

Pemelajaran Quran dilakukan. Kiran belajar tentang surat-surat pendek Juz Amma, mulai dari surat pembuka Al-Fatihah sampai surat terahir yang dipelajari yaitu Al-Fiil. Karena Kiran sudah hafal semua surat pendek tersebut, maka yang dibahas hanya arti ayat-ayat dan kisah yang diangkat dari setiap surat. Al Quran yang kami gunakan adalah The Holy Quran terjemahan Bahasa Inggris karya ‘Abdullah Yusuf ‘Ali, terbitan Saba Islamic Media karena dari segi bahasa, Bahasa Inggris lebih mencakup arti yang lebih dalam, bantuan kamus tesaurus diperlukan untuk menyederhanakan kata-kata yang sulit. Kami cukup kesulitan dan masih mencari cara untuk mengeksekusi pemelajaran Quran karena bahasanya yang masih sulit untuk dipahami. Pada saat menarasikan setiap ayat, Kiran mencoba mengulang kalimatnya secara persis dan terlihat kesulitan untuk menggunakan kata-katanya sendiri.

The Holy Quran Original Arabic Text with English Translation and Selected Commentaries by ‘Abdullah Yusuf ‘Ali

 

Karena kesulitan itu Nuni mulai mengombinasikannya dengan membaca kisah-kisah dalam Al Quran melalui buku The Greatest Stories of The Quran tulisan Syekh M.A. Jadul Maula terbitan Zaman. Selama seminggu Kiran mempelajari satu surat kemudian minggu berikutnya mempelajari satu kisah yang ada di dalam buku The Greatest Stories of The Quran. Setelah mereka mencobaya ternyata buku ini pun masih belum ramah anak karena penjelasannya yang abstrak dan cukup sulit dipahami oleh Kiran dan Nuni pun kesulitan untuk menyederhanakannya, seperti pada bab pertama yang bercerita tentang penciptaan alam semesta yang digabungkan dengan kisah Nabi Adam seperti paragraf ini:

Lalu Allah bertakhta di atas Arasy, menundukkan matahari dan bulan, yang beredar hingga batas waktu yang ditentukan. Setelah itu Allah menciptakan para malaikat yang senantiasa bertasbih memuji-Nya, menyucikan nama-Nya, dan sematamenghamba kepada-Nya.
Kata-kata yang dicetak tebal di atas adalah contoh kosakata yang sulit untuk Kiran pahami. Oleh karena itu saya mencari referensi lain untuk mempermudah pemelajaran Quran bagi Kiran.
Setelah Nuni berkonsultasi dengan Mba Lyly Freshly, Kiran disarankan untuk menarasikan cerita dalam Al Quran menggunakan buku 42 Kisah Pilihan dalam Al Quran terbitan Qibla yang disusun oleh Tim Qibla. Buku ini sangat membantu karena penggunaan bahasanya yang mudah dipahami dan yang paling kami suka adalah urutan dalam menyampaikan kisahnya. Bahasa yang digunakan jauh lebih ringan daripada buku sebelumnya. Namun karena keterbatasan kosakata dalam Bahasa Indonesia, saat ini Kiran hanya mampu menarasikan 3 kalimat yang dibacakan, itupun masih menggunakan kata tidak baku seperti “membikin” padahal kata yang disebutkan adalah menciptakan.  Untuk Term 2 nanti kami akan menggunakan buku yang diterbitkan Qibla untuk pemelajaran Quran.
Dalam ujian ini, Kiran memilih untuk menceritakan surat Al-Fiil dan dia menceritakan tentang tentara gajah yang dipimpin oleh raja yang ingin menguasai Mekah. Ketika menarasikan surat tersebut, Kiran terlihat tidak mengalami kesulitan dan bisa menarasikannya dengan cukup detail mulai dari pasukan gajah menyerang Ka’bah sampai adanya burung-burung yang melemparkan batu panas sehingga pasukan gajah tersebut kalah.
Ketika diminta untuk menceritakan tentang awal mula alam semesta, Kiran bernarasi sambil menggambar. Dalam narasinya, ada beberapa detail yang terbalik. Kiran mengatakan bahwa Allah menciptakan daratan dahulu sebelum langit, padahal sebaliknya. Tetapi secara keseluruhan, kami merasa senang melihat perkembangan Habit of Attention Kiran dari pemelajaran Quran. Di sisi lain kami jadi tahu hal apa saja yang sudah baik dan yang perlu dilatih.
Penciptaan Dunia